In Search of sunset, Woo bar Seminyak

IMG_2809

Ya siang ini kita harus check out dari Mercure dan keluar dari area sunyi senyap Nusa dua ga sunyi senyap juga sih. Setelah administrasi beres kami pun packing barang bawaan ke motor yang notabene bertambah banyak seiring dengan baju tambahan yang kami kirim dari Jakarta. Walhasil kalau blackehed bisa menjerit dia akan menjerit deh melihat beban yang begitu berat.

Panasnyo siang itu kami harus pula mencari alamat homestay yang sudah kami pesan sebelumnya lewat booking.com, yang letaknya di Jalan Majapahit . Ya kami memilih homestay karna memang Cuma stay satu malam dan sayapun yakin ga banyak kita tinggalin alias numpang tidur aja, yang penting at least ada air panas dan AC, alesan padahal keuangan sudah tiris hihihi.  Dan dari foto foto dan rekomendasinya cukup lumayan baik di tripadvisor maupun di booking.com.

Tol Bali Mandara menjadi jalur utama kami selama di Bali Selatan karna menghubungkan antara Nusa dua Dan Kuta area, siang itu pun cukup panas butuh waktu sekitar 45 menit kami sampai di Balitis Homestay karna saya harus meraba raba dan ternyata cukup mudah mencarinya,

Langsung berjumpa dengan istri ownernya bu Wayan sendiri dan dia kaget melihat banyak nya barang di motor kami. Langsung check in dan sialnya dapat kamar di lantai 2 berhubung penuh katanya jadi sedikit ngos ngosan untuk bawa barang. Masuk kedalam kamar ya Cuma bisa pasrah hahaha ada harga ada rupa dengan Rp 220 ribu apa yang bisa kita expect. Memang air panas ada dan AC pun ada walaupun menurut kami kurang dingin tapi at least masih ada dingin dinginnya. Toh kita Cuma semalam dan numpang tidur. Setelah unpack barang kami pun bersiap siap karna agenda kami siang ini adalah mengirim blackehed kembali ke Jakarta melalui Herona. Dimana Herona Bali itu adanya di Denpasar yang cukup jauh dari tempat kita menginap.

Saya pun menyewa vario dari bu Wayan, dengan pertimbangan setelah blackehed di Herona kami pulang naik apa ke hotel dan untuk jalan jalan hingga malam nanti. Di sepakati dengan harga Rp 50 ribu, Kami pun berangkat Intan membawa vario saya dengan blackehed. Cukup padat siang itu menuju Denpasar yang sedikit membuat khawatir mau tidak mau saya dibelakang Intan selama perjalanan. Agak sedikit susah mencari kantor Herona yang akhirnya ketemu karna kantornya sedikit besar dan plangnya cukup jauh. Beres semua urusan akhirnya say bye bye to blackehed yang sudah mengantarkan kami keriaan di 8 hari pertama.

IMG_2807

Setelah selesai dengan pembayaran kami pun pulang kembali ke Balitis dengan berboncengan. Alhamdulillah selesai satu urusan berarti kita tinggal mikirin pulang dan spend time sampai waktu pulang.  Sekitar jam 04:00 kami sampai di Homestay , kami pun istirahat sebentar, dan akhirnya kami putuskan sore ini ke Woo bar di daerah seminyak untuk menikmati sunset sore itu. Biasa daerah kuta, Legian dan Seminyak ketika mulai sore mulai padat oleh kendaraan dan manusia lalu lalang. Inilah yang saya kurang sukai karna sudah sangat crowded tapi what to do airport didekat sini juga lagian ga ke Bali kalau ga kesini hihihi. Butuh 45 Menit kami akhirnya sampai di Woo Bar, Woo Bar ini terletak didalam area W hotel. Kami 3 tahun lalu harusnya sudah kesini tapi berhubung waktu itu di booking ada orang tajir kawinan selama 3 hari akhirnya kami ke chitato head saat itu eh potato head.  Parkir motor lanjut jalan kaki sebenernya sih ada kaya shuttlenya yang seperti mobil golf Cuma ya udah tanggung deh.

Begitu masuk kita akan bertemu langsung lobby dan restonya langsung menuju outdoor nya kita akan menemui 3 pool, wew keren poolnya udah gede banyak pula di dekat pantainya akan ada tempat leyeh leyeh yang ajib kami sempat duduk cukup lama disini. Untuk yang menginap ini free tapi kalau untuk yang sekedar berenang akan kena charge Rp 300 ribu.

IMG_2810

Hari semakin sore, seperti biasa sunset kealingan lagi, akhirnya kami pun beralih ke bar nya like I said karna daerah selatan maka ramai sekali oleh turis baik luar maupun local. Even untuk mendapatkan kursi nyamanpun sudah penuh hehe. Seperti biasa kalau yang bule bule dandannya biasa biasa aja cukup sendal jepit hotpants dan kaos tapi yang local nya luar biasa wahahaha. Tapi I like the crowd, musicnya pun sore itu terdengar nikmat yang dibawakan oleh Djnya.

IMG_2811

Nah sama dengan di Sundara disini juga berlaku happy hours di mana cocktail but one get one, tapi disini buy one get onenya beneran alias tidak di batasi untuk satu orang.

IMG_2814

Kami pun memesan cemilan sore itu sambil menikmati musik dengan teriringnya matahari jatuh di ufuk barat sana.

In Sendal jepit we trust 

IMG_2964

IMG_2962

Ada kesalahan waktu delivery minuman pesanan kami dengan tetangga sebelah kami, yang mengakibatkan kami mendapatkan free seloyang pizza hahaha. Berbeda dengan Sundara disini tidak ada waiter yang membawakan complement setiap 15 menit. Tapi jujur saya suka suasana sama music disini tastenya beda, ignore saja keramaian dan lain lainnya hehe. Sekitar jam 07:00 an kami memutuskan untuk udahan. Karna saya juga janjian dengan yang akan delivery vespa pinjaman saya dan juga badan sudah mulai terasa lelah. Bagi yang ingin ke Woo Bar recommended menurut saya hang out with friends atau berdua saja dengan pasangan paling tepat di nikmati jam 05:00 – 07:00 sore syukur syukur dapet sunset yang bagus disini.IMG_2812

Advertisements

2 thoughts on “In Search of sunset, Woo bar Seminyak

  1. Terakhir ke Woo bar pas party ultahnya Woo ke 3, astaga deh ramwee nya..langaug ilfil-seilfilnya. Padahal tadinya lumayan fave bwt leyeh2 sore di happy hour yg B1G1.
    Dasar ngadap ya ogah rugi bener carinya promo teruuusss..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s