Epic Ride, We heart Pandawa

Bangun pagi padahal niatnya sih bangun agak sedikit siang tapi ga bisa juga, Setelah subuhan saya melihat keluar sepertinya Bali diguyur hujan semalaman. Karna begitu saya lihat dari balcon basah semua. Saya pun mulai membuat teh dari minibar yang disediakan sebagai compliment oleh Mercure. Tidak lama Intan pun bangun, yap pagi ini kami berniat ke Pantai Pandawa. Buat saya ini yang ke dua kali karna saya sudah pernah sebelumnya dengan Sorta sewaktu bistrip ke Bali sebelumnya. Berhubung Intan belum pernah tidak papalah kesini untuk ke dua kalinya. Lagian di compare pantai Kuta ataupun Nusa Dua ini jauh lebih baik.

IMG_2776

Ya Pandawa malah sempat di sebut sebagai secret beach sebelumnya, karna memang tidak banyak yang kesini dan konon yang menemukanpun bukan Pemda atau masyarakat setempat melainkan turis mancanegara. Baru setelah di temukan berbagai infrastruktur dibangun seperti dibelahnya bukit kapur  sebagai jalan untuk menuju pantai tersebut. Dan berbagai patung atau statue pun ada konon kalau menyumbang bisa di buatkan namanya di patung tersebut hehe.

Setelah siap siap kamipun lekas berangkat, mengingat kalau semakin siang semakin panas dan ramai, yup kenapa saya memilih pagi untuk ke pantai, satu alas an yang utama masih sepi tidak crowded. Kurang lebih jam 7 an kami jalan. Berhubung sudah pernah jadi tidak ada issue menuju kesana Cuma pagi itu sedikit ramat anak anak berangkat sekolah dan orang berangkat bekerja. Satu saya notice dulu waktu awal awal saya ke Bali untuk bistrip kehidupan di Bali itu di mulai di atas jam 10:00 pagi. Jadi sebelum jam tersebut masih sepi sekali jarang sekali kegiatan atau orang lalu lalang di jalan. Sekarang totally different mungkin juga tuntutan hidup yang semakin competitive, makanya saya sering mengistilahkan kalau kita tinggal di Bali everyday is holiday. Tapi itu dulu tidak dengan sekarang , salah satu teman kantor yang kebetulan pindah dan bekerja di Bali pernah bilang siapa yang bilang kalau di Bali everyday is holiday, dia malah bekerja dari pagi sampai malam. Wah kalau itu derita lo deh hahaha  mungkin tidak bisa membagi waktu atau enjoy waktunya selama di Bali.

Kurang lebih 30 an menit akhirnya kami sampai dengan sekali nyasar hahaha, teteup ya nyasar, ya nyasar is my middle name hehehe. Pertama saya ingin sekali ke puncak bukit kapurnya karna menurut teman viewnya cukup bagus. Dan ini kedua kalinya saya ke situ tetap tidak sampai ke puncak kapurnya. Sepertinya salah jalan terus.

IMG_2778

Setelah sebentar disini kami lanjut turun dan mencoba ambil angle dari berbagai sudut hehe.

Silahkan dilihat

IMG_2782

Saya putuskan parkir motor di sebelah warung karna sekalian pingin sarapan dan duduk duduk. Oh iya keuntungan ke tempat wisata pagi pagi juga kita bebas dari biaya retribusi hihihi, yah bukan salah saya ya bukan tidak mau bayar tapi memang petugasnya belum ada.

IMG_2788

Saya pun masuk ke warung yang pertama kami temui, dan nampaknya si empunya warung ntah bli siapa namanya masih mengenali saya karna sebelumnya dengan Sorta kesini.  Langsung memesan Indomie dan teh manis pagi itu hehe mantap. Sekalian Tanya sewa cano berapa, tawar menawar akhirnya kita menyewa cano yang berdua.

Selesai sarapan kami pun memulai activity canoing, memang pas sekali ada penyewaan cano di Pantai Pandawa ini mengingat di pinggir pantainya termasuk tenang paling hanya ada riak riak sedikit saja di bibir pantai. Kenapa bisa begitu? Padahal Pandawa sama sama menghadap kea rah Samudera lepas juga? Ya karna kurang lebih 100 – 200 meter dari bibir pantai Pandawa itu adalah karang yang menahan ombak dari Samudra. Jadi canoing tanpa life vest pun aman asal bisa berenang.

IMG_2779

IMG_2780

IMG_2955

Selesai puas kami pun bilas dan kembali duduk di warung tadi. Sambil menikmati kopi tidak lama sudah mulai banyak turis turis berdatangan baik local atau pun mancaranegara. Tidak ketinggalan “bebek bebek putih” pun berdatangan hahaha, pas banget karna kita udahan.  Jadi recommend ke tempat wisata pagi pagi seperti yang kami jalanin pagi itu. Selesai bayar membayar kamipun pamit dan langsung menuju hotel. Berhubung sudah jam 11:00 an perutpun sedikit lapar, awalnya ragu mau makan takut kekenyangan tapi daripada ntar udah sampai hotel males kemana mana akhirnya kami putuskan untuk brunch di pagi menjelang siang itu. Dan saya pilihpun Nasi campur bu Oki yang terkenal itu, walaupun rata rata orang makan yang di Gusti Ngurah Rai, saya pernah diajak oleh teman kantor yang didekat Nusa Dua selain dekat hotel menurut saya dari sisi rasa lebih enak disini. Mungkin karna factor tidak panas kali ya tempatnya, ya di Nusa Dua ini tergolong adem karna banyak pohon dan tidak sepenuh dan crowded yang ada di Ngurah Rai.

IMG_2827

Selesai makan pun hanya menelan biaya 50 ribuan berdua dengan es jeruk, cukup murah kan dengan porsi dan rasa yang seenak itu, Intan yang baru pertama kali makanpun setuju dengan hal itu. Lalu kami langsung lanjut ke hotel, siang itu begitu teriknya karna habis basah basahan di air asin. Begitu melewati poolnya mercure saya pun membayangkan betapa segar air tawar yang ada di kolam tersebut. Kami pun mampir untuk berenang dan duduk duduk sebentar, anggapannya begitu selesai berenang kami toh akan mandi juga nantinya.

IMG_2888

IMG_2784

Selesai berenang kami putuskan untuk istirahat disiang itu, karna siang siang di Bali itu panasnya imut banget mataharinya sepertinya ada sembilan hehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s