I heart Menjangan Island

IMG_2473

Selesai makan tidak lama kami langsung packing bawaan semua ke motor, yup kali ini kami akan pindah tempat lagi tujuan kali ini adalah menyebrang ke Bali.

Dimana dua tempat yang kami tuju berikutnya  ada di Bali Utara, saya sendiri belum pernah menginjakkan kaki di Bali Utara walaupun beberapa  biz trip dan liburan bareng Cica beberapa waktu yang lalu. Selama ini bisa dibilang kita ke Bali selalu ke tempat yang mainstream hihihi kasihan yah.

Salah satunya adalah Menjangan Island yang letaknya ada di Bali barat dan masuk ke dalam Kawasan taman nasional Bali Barat. Bisa digoogling untuk letak dan lainnya.

Okey setelah keluar dari Watudodol resort saya mengingatkan Intan jika melihat pom bensin agar memberi tahu, tidak lama terlihat di depan. Saya pun mengisi bensin Blackehed sampai full, kebetulan Watudodol ini juga sangat dekat dengan Pelabuhan Ketapang jadi sekitar 15 menit kami sudah memasuki area pelabuhan. Berhubung belum pernah, saya masuk yang jalur mobil aibatnya terpaksa deh harus putar balik hahaha memalukan.  Di sini kita membayar Rp 18 ribu untuk motor beserta penumpang dua orang, lanjut menuju dek diarahkan oleh petugas. Di sini  juga kita menunggu ferry yang sedang unload cukup sebentar mungkin karna cukup sepi  ya, sepertinya bukan musim liburan. Langsung menuju Ferry beserta kendaraan lainnya seperti mobil pribadi dan travel dan juga truk pun Cuma ada dua buah.

IMG_2368

Yippie blackehed akhirnya sudah menyebrang ke dua pulau, yang sebelumnya selalu ke pulau Sumatra kali ini sampai juga ke Bali *norak

Sangat berbeda dengan pelabuhan Merak yang begitu crowded dan di dominasi oleh truk truk dan bis bis. Setelah itu kami pun naik ke dek penumpang dan disini tidak perlu harus masuk ke area VIP seperti ferry yang ada di Merak, karna by default sudah AC dek penumpangnya.

Saya pun meluruskan kaki, cukup penuh disini dan seperti biasa diliatin banyak orang, karna mungkin kita seperti orang aneh hahaha nenteng neteng helm dan dengan bawaan yang banyak.

Menyebrang dari Ketapang – Gilimanuk harusnya bisa cepat Cuma karna mengantri untuk sandar bisa di bilang rata rata menempuh waktu 45 menit.

Lanjut di dek penumpang ada tv seperti layak nya ferry, di isi dengan lagu lagu karaoke, seperti biasa lagu lagunya pun menyesuaikan penumpang atau kebutuhan orang banyak hahaha.

IMG_2481

IMG_2367

Tapi ntah kenapa disaat saya lagi kriyep kriyep ngantuk  dan kecapekan ada satu lagu yang cukup mengena di hati saat itu ciyeeeee suit suit, Lyric nya seperti ini Apa gunanya hidup seribu tahun, kalau tidak sembahyang by Opick. Ah damn saat itu ntah kenapa kok seperti teguran,  kita sebagaimana manusia hanya duniawi selalu yang kita kejar dan berapa banyak ni’mat yang sudah di beri oleh yang Maha Kuasa tapi kita sebagai manusia selalu lupa untuk selalu mensyukurinya. Lagu terputus.

Berganti dengan lagu yang lain begitu juga lagu berikutnya terputus berganti dengan yang lain. Ini kok nyetelnya ga niat ternyata ada tukang DVD atau CD di ujung sana yang memang lagi testing buat jualannya kampreeeettt hahaha.

Mencoba tidur tidak bisa, tidak begitu lama Gilimanuk sudah dekat dan kita pun  turun kebawah untuk mempersiapkan motor

Kurang lebih jam 04:00 kami landed di Gilimanuk jiahhh landed pesawat kali, saya sempat  baca kalau keluar dari Gilimanuk dari Ferry akan ada pemeriksaan KTP jadi kalau yang tidak punya ID akan repot, benar saja pertama oleh Polisi, kedua tidak jauh setelah keluar ada lagi mungkin seperti satpol PP atau Pecalangnya.

Kami memasuki kota Gilimanuk yang cukup kecil, sempat mau mampir ke Ayam Betutu Men Paweh yang terkenal ternyata tidak terlihat di Jalan sepanjang jalan yang kita lewati, begitu juga juga dengan ATM karna sudah kehabisan cash, dompet perlu di refill lagi hehe. Hingga sampai pertigaan Kekanan arah Negara kiri arah Bali Utara tidak ada, akhirnya saya teruskan saja belok kiri karna tujuan kami adalah desa Pemuteran. Ya kita memilih menginap di Pemuteran dibanding Gilimanuk setelah saya browse browse di internet

Ohhh meenn dari awal mulai dari Gilimanuk saya notice aspalnya Bali luar biasa mulus dan berwarna hitam, gile ga ada lobang sepanjang jalan kalau pun ada Cuma dikiiittt banget gelombang itu pun.  Saya pun riding pakai satu tangan pun no issue untuk cornering *belaguk, kalau saja  hafal merempun bisa kali ya hahaha *lebay.

IMG_2470

Seharusnya dari Gilimanuk ke Pemuteran tidak terlalu jauh mengingat kalau di gmap sekitar 60 km, disini kita akan melewati  Labuhan lalang juga Banyuwedang yang akan membawa ke Pulau Menjangan. Tapi itu baru besok kami lakukan,  lanjut mencari Desa Pemuteran setelah melewati beberapa desa Kurang lebih sejaman akhirnya kami sampai dan jujur  tidak tahu letak dari Pondok Lebih Homestay yang sudah saya booking.

Ketika memasuki desa Pemuteran sempat di pinggir jalan bule sudah berbikini ria dengan teman temannya Aw aw aw hihihi mayan wash eye hihi. Si Intan di belakang juga pasti lihat. Setelah sedikit bertanya dan ada plangnya akhirnya kami menemui jalan masuk menuju Pondok Lebih Homestay, sedikit menyesal karna tidak di pinggir pantai, karna letak pantai Pemuteran ada di sebelah kiri jalan tapi ini ada di kanan Jalan. Sempat untuk bepikir cari yang lain akan tetapi kami urungkan. Lanjut masuk sekitar 150 m akhirnya kami menemukan sesuai dengan yang di photo, langsung disambut oleh Krisna petugas yang duty saat itu, dia konfirmasi bahwa pemesanan melalui WA dan sudah di confirm sama ownernya yaitu blih Putu. Dibawakan barang ke kamar dan juga langsung dikasih welcome drink watermelon juice yang sangat fresh.

Photonya lupa cuma dari depan kamar aja, bisa di cari di internet

IMG_2477

Unpack barang ga lupa jamak shalat dhuhur dengan Ashar maklum musafir *pembenaran hahaha.  Dikasih tau rute kepantai jalan kaki 5 menit tapi kami memilih naik motor karna niatnya sekalian cari dinner  dan juga sudah jam 6 sore. Oh iya di Pemuteran ini ada pantai Pemuteran  tidak ada sunset disini dan pasirnya juga abu abu bukan putih. Tapi mereka para dive and snorkeling provider sedang develop pantai Di Pemuteran ini untuk terumbu karangnya dengan menggunakan listrik. Jadi mereka antisipasi kalau Pulau Menjangan semakin ramai dan rusak.

Betul tidak butuh lama sampai ke Pemuteran ini banyak anak anak  local maksudnya asli pemuteran yang sedang berenang di Pantainya dan hampir semua turist bule sedang berjemur.

IMG_2443

IMG_2444

Satu yang saya notice di Pemuteran ini saat itu hanya kami turis local yang lainnya bisa di bilang bule semua dan saya sangat suka dengan suasananya yang sepi tidak crowded seperti daerah Kuta atau Legian. Dan tidak banyak turis local, biasanya kan turis local lebay, corny dan sedikit alay hehehe * emang elo bukan local Yuf

Karna sudah terlalu sore atau lebih mengarah ke gelap akhirnya kami putus kan beranjak dari Pantai Pemuteran untuk cari makan malam beserta ATM. Keluar dari situ kita kekiri tidak jauh langsung ada ATM sebelah kanan. Yang ternyata tepat disebelahnya ada tempat ngopi yang bagus. Si Intan langsung craving for nice coffee hehe, padahal kalau di lihat dari tempatnya pastinya akan mahal. Saya pun juga sempat membaca dari blog orang untuk daerah seperti Pemuteran makanan dan lain lainnya lebih mahal karna mostly pembelinya bule dan jarang banyak pilihan.

IMG_2462

Selagi Intan memesan kopi di sebrangnya ada diving provider Fun and Adventure, mengingat saya belum konfirmasi dengan CP saya yang di Banyuwedang atau labuhan lalang. Saya coba bertanya disini. Di infokan bahwa untuk paket snorkeling per pax Rp 350 ribu, sudah mendapatkan makan siang  dan dijemput dan diantar  dari hotel maupun homestay intinya sudah semuanya deh. Cukup mahal karna kalau berdua jatuhnya mahal banget. Akhirnya saya melipir ke warung sebelah karna memang  ingin membeli persediaan untuk di kamar termasuk cemilan.

Setelah saya selesai belanja dan mengarah ke Balibalance di tempat Intan memesan Kopi, operator Fun Adventure memanggil saya bahwa memberi discount berhubung orang local. Jadi kami di beri harga Rp 250 ribu per pax dengan note jangan info ke yang lainnya. Di infokan group kami Cuma saya dan Intan yang local, 1 diving dan 3 orang lainnya termasuk kami snorkeling. Sempat kepikiran untuk diving karna juga tidak mahal mahal sekali dan bisa tanpa sertifikat tapi hanya maximum untuk entry level di 12 meter. Saya cerita kalau pernah diving di Menado dan sampai 21 meter untuk pertama kalinya dan setelah diving siangnya saya flight ke Jakarta. Satu kalimat yang bikin saya mikir keluar dari operator  Fun and Adventure Untung bapak masih bisa bernafas saat ini. Sh*t kenapa saya Tanya? Karna setelah diving apalagi mencapai 21 meter jangankan terbang, naik gunung saja tidak boleh. Adaptasinya butuh sekitar 3 hari baru boleh terbang.

Ya salammmm, pantas di kepala agak sakit ketika itu, kenapa om Jeffry ga bilang ya? Atau gimana. Gile kalau sampai mokat waktu itu gimana ya? Akhirnya tau rules dari diving ya lebih bagus ikutan ambil sertifikat deh biar clear semuanya.

Lanjut membayar DP dan info di mana kami menginap yang rencananya akan di jemput pas jam 08:00, saya lanjut ke Balibalance disini yang awalnya kami Cuma ingin ngopi ngopi akhirnya berlanjut dengan memesan dinner, saya pesan tuna sandwich Intan dengan pesanannya sendiri.

Setelah kenyang kami putuskan untuk kembali ke penginapan, dimana kamar kamar sebelah kami penghuninya sedang chillin semua di depan kamar, dan jauh lebih ramah dan skud dari bule bule yang ada di Kuta area ( australian ), Helloy word yang selalu terdengar.

Nah disini kita ketemu owner dari homestay pondok lebih yaitu blih Putu sedikit ngobrol dan beliau pikir kami harusnya besok baru check in. Disini kami juga minta izin untuk late check out karna kami selesai snorkeling baru jam 2 keesokan harinya. Harapannya sih Cuma titip tas saja sudah ok, tapi apa yang kami dapat kami bisa late check out bisa sampai jam 04:00 sore take your time katanya. Wohooo beda sekali servicenya pantas mendapatkan nilai yang bagus di booking.com. Service number one buat Pondok lebih walaupun kamar dan bangunan terutama kebersihan juga menjadi concern mereka. Jujur saya pribadi sangat nyaman dengan Pondok Lebih kalaupun ada waktu kembali ke Pemuteran definetly saya akan stay disini walaupun minusnya tidak didepan pantai saja. Tapi jauh lebih tenang.

Setelah itu kami lanjut masuk kamar untuk istirahat  karna besok activity yang kami tunggu gunggu.

Seperti biasa saya bangun duluan lanjut subuhan dan tarik selimut lagi hehe, jam 7 an kami sudah siap siap mengingat akan di jemput pas jam 09:00 pagi.

IMG_2464

Saya pun menyiapkan segala keperluan yang terutama adalah underwater kamera, setelah itu kami breakfast didepan yang naik satu tingkat. Lumayan breakfast disini bisa melihat bukit atau gunung Pemuteran. Tidak lupa minum tolak angin * kan orang pintar hahaha. Menjelang jam 9 saya sms providernya dan dikabarkan sedang OTW. Akhirnya tidak lama datanglah jemputan kami. Ternyata tidak langsung ke dermaga Banyuwedang melainkan harus fitting finch dan goggle beserta masknya dulu ke tempat mereka.

IMG_2414

IMG_2415

Disini kita berkenalan dengan Stephen yang akan diving dalam group kita, dan ternyata 3 orang lainnya yang seharusnya snorkeling bersama kami ternyata mereka cancel. Jadi Pagi ini kami Cuma bertiga ditemani oleh dua guide satu untuk diving satu untuk snorkeling.

Tidak lama kami berangkat juga  mendapatkan sharing  spot spot yang bagus dari Stephen, ternyata penyebrangan ke Menjangan dari Banyuwedang ini lebih private sifatnya. Umum bisa Cuma lebih terorganisir karna rata rata yang memakai  jasa perahu ya provider.

Langsung lompat ke Perahu yang cukup besar,  karna mungkin Cuma bertiga kali ya jadi terasa cukup besar

IMG_2465

IMG_2466

Untuk sampai ke Menjangan membutuh kan waktu kurang lebih 45 menit dari Banyuwedang, sepanjang perjalanan mata di manjakan oleh Gunung Raung di Pulau Jawa. Dalam hati gile kemarin berarti turun dari situ blackehed. Kalau menurut guide blih Putu harusnya ada 5 gugusan gunung kalau lagi clear pak, saya rasa salah satunya Gunung Baluran, Ijen dan Raung.

IMG_2468

IMG_2467

Snorkeling kali ini kami kita dikasih option Cuma 2 spot, oke setelah sampai didermaga kecil Menjangan kita langsung persiapan. Ada satu yang saya sesali ternyata rash vest saya ketinggalan ya alamat snorkeling kedinginan nih telanjang dada hahaha.

Setelah siap kami mulai terjun dari pinggir menuju ketengah, saya sepertinya kaget lagi karna sudah lama tidak snorkeling jadi sedikit glagepan lagi bernafas dengan hidung hehe. Setelah sedikit menyesuaikan akhirnya bisa kembali, oh iya di Menjangan ini tidak dikasih life vest ya jadi anggapan yang snorkeling udah bisa berenang semua hahaha.

Lanjut ketengah saya sangat terperanjat dengan keindahan bawah laut Menjangan baik itu terumbu karang ataupun jenis ikannya, malah kalau kita diving bisa ketemu kuda laut yang kecil sekali. Gileee indah banget, saya pernah ke Karimunjawa saya pribadi bilang Menjangan ini lebih bagus. Karna setelah landai langsung drop off dan berbentuk tebing atau wall.Pernah juga baca bahwa Menjangan ini one of the best spot dive di Bali atau Indonesia ya.  Mungkin sama dengan di Bunaken, tapi jujur jernih banget dan varian ikannya keren habis, silahkan enjoy di photo photonya susah di ungkapan ceileeeeh.

IMG_2370

IMG_2371

IMG_2372

IMG_2483

 

 

IMG_2373

IMG_2374

IMG_2375

IMG_2376

IMG_2377

IMG_2378

IMG_2388

 

IMG_2380

IMG_2381

IMG_2382

IMG_2384

IMG_2385

IMG_2386

IMG_2387

Sejaman lebih kami snorkeling di sesi pertama ini tidak lama kami kembali untuk makan siang, seperti biasa cerita heroik keluar hehehe, begitu Stephen dengan ceritanya dibawah yang jauh lebih dalam dia bilang very nice.

Setelah ngobrol sana sini kami pun bersiap kembali untuk ke sesi berikutnya dan kita pindah tempat naik perahu, di tengah kita dilepas dan perahu akan menunggu disalah satu ujung pulaunya.

Sama dengan sebelumnya saya hanya bisa terkagum kagum dengan “wall”nya Menjangan  beserta drop nya. Kadang kami menemukan gelembung gelembung dari bawah , sudah dapat dipastikan ada yang diving di bawah kami. Enaknya kita snorkeling di batas wall sambil melihat kebawah yang tanpa batas hehehe.

IMG_2474

IMG_2475

IMG_2476

IMG_2483

IMG_2394

IMG_2395

IMG_2400

IMG_2403

IMG_2406

 

IMG_2407

IMG_2408

IMG_2418

IMG_2389

 

Pas jam 01:30 kami selesai , saya puas sekali damn I heart Menjangan so much. Will be back someday.

Perjalanan pulang di tempuh dengan waktu yang sama kurang lebih 45 menit tapi ombak jauh lebih besar, lumayan bikin enek hehe. Berhubung  badan sudah sangat lemas jadi ya enjoy aja. Menjelang sampai ke dermaga Banyuwedang baru notice kita melewati banyak resort resort yang harganya ga ketolongan hehe seperti Mimpi resort dan lain lainnya. Juga sempat lihat ada yach pribadi yang parker menurut guide kami sih dari luar dan mereka bayar parkir disitu untuk penelitian.

IMG_1958

Keren banget kapalnya layaknya kapal pesiar gitu.

Sampai Banyuwedang kami sempat ngopi sebentar tidak lama kembali ke daerah Pemuteran dengan jemputan yang sudah menunggu. Berpisah dengan Stephen kami diantar ke penginapan tidak lupa minta nomor blih Putu guide kami just incase balik lagi ke sini.

Sampai Penginapan kami langsung mandi dan prepare motor beserta kelengkapan. Yup kami akan pindah lagi, sore ini kami akan menuju Amed walaupun jujur capek sekali  dan pengennya stay semalem lagi. Alhamdulillahnya kami boleh late check in sampai jam berapapun yang pasti ya ga overnight lagi hehe.

Bersambung ke Amed.

Advertisements

One thought on “I heart Menjangan Island

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s