Jakarta – Tawangmangu ( Tourist on two wheels )

Finally it’s the day cieeee, seperti biasa kalau besoknya riding malam sebelumnya ga bisa tidur. Walaupun udah di usahakan memejamkan mata. Ntah excited, worry atau apalah itu. Walaupun riding bareng Intan pun kaya gitu. Janjian di Mc D kalmal, yang cuma selemparan kancut doang dari rumah mertua hahaha. Jadi gue ga perlu on time on time banget. Bangun jam 05.00 an, prepare santai bangunin Intan dan ngopi ngopi dulu. Jam 06.00 udah ada bbm dari Cuqe dimane lo pade Cuy? hahaha. Akhirnya on time juga dia biasanya selalu paling telat.

karna Cuqe sudah disitu mau ga mau gue jalan, pamit dengan Intan ga lupa kiss kiss Cica yang masih bobo, pamit juga sama nyokap mertoku. 5 menit sampai di Mc D kondisi jalan sudah mulai ramai. Harusnya orang orang masih dirumah tapi sepertinya sudah banyak yang beraktifitas mengingat hari jumat ini cuti nasional sudah berakhir dari kemarin.

karna Cuqe sudah disitu mau ga mau gue jalan, pamit dengan Intan ga lupa kiss kiss Cica yang masih bobo, pamit juga sama nyokap mertoku. 5 menit sampai di Mc D kondisi jalan sudah mulai ramai. Harusnya orang orang masih dirumah tapi sepertinya sudah banyak yang beraktifitas mengingat hari jumat ini cuti nasional sudah berakhir dari kemarin.

Akhirnya cukup lama Faisal datang, dengan pinalty dia yang akan membayarkan breakfast kita hahaha dan ternyata ditanggapi serius sama dia hehe. Oke sedikit chit chat mengenai rute yang kita ambil, kondisi jalan dan yang terpenting adalah dana revolusi. Yap kita menyebutnya danrev, asal mulanya adalah di trip trip sebelumnya kita ga mau repot urusan bayar membayar jadi kalau makan bayar sendiri sendiri trus bayar tempat wisata belum kalau mampir mana mana yang harus mengeluarkan biaya. Jadi ditetapkan tiap orang mengumpulkan uang yang jumlahnya sama di pegang oleh satu orang jadi apapun kebutuhannya di ambil dari danrev ini, seperti masuk object wisata, cemilan atau ngopi di pinggir jalan, bayar hotel atau apapun itu yang sifatnya untuk kepentingan bersama. Nah untuk keperluan pribadi seperti rokok, bensin, tampon, softex eh? ini memakai uang pribadi atau masing masing.

Mungkin ada yang mikir, wah bakalan ga fair dong? kalau yang makannya banyak gimana? trus kalau jajannya banyak disetiap berhenti indomart atau tempat ngopi gimana? yah itu rezekinya dia dianugrahkan bisa makan dan melahap lebih banyak. Buat yang makannya sedikit kaya gue? yah derita lo deh haha. yah pointnya gue lebih suka riding dengan yang memang basicnya temenan. Tidak pernah hitung hitungan masalah ini, saling mengcover, kita tujuannya buat have fun bukan mau irit iritan hehehe.

Jam sudah semakin siang akhirnya di putuskan untuk berangkat kurang lebih sudah jam 08.00 molor 2 jam dari yang kita rencanakan. Seperti biasa gue didepan dulu bukan istilahnya sebagai road captain ya, karna memang berhubung lewat Kalimalang hehe. Kalimalang sampai Kalimas cukup padat untuk pengendara motor pagi itu. Orang sudah banyak yang beraktifitas. Sebelum jalan gue sempat mention kita first stopnya agak lama ya mengingat masih pagi dan masih segar. Melewati Kalimas berjumpa dengan Cibitung, Cikarang dan kawan kawan. Disini speed masih belum bisa kencang masih terlalu padat. lepas dari Cikarang baru mulai agak lebih sepi, ah enaknya kalau pagi seperti ini udara ma sih cukup segar.  Banyak juga pengendara motor yang baru pulang kampung tidak namun tidak seramai hari hari sebelumnya. Tapi paling tidak sepanjang jalan kami menemui mereka.

Memasuki Karawang jalanan mulai padat, dan seperti biasa gue selalu blind dengan direction harusnya masuk ke jalan ring road di Karawang eh malah masuk kotanya, walhasil putar balik. Rupanya yang dibelakan sudah pada minta berhenti karna mau saroca hahaha. Ya sudah seperti biasa kalau lewat Pantura first stop gue selalu di ring road ini, karna pemandangannya ya lumayan deh lihat hamparan sawah.

beberapa batang rokok disini, akhirnya cabss, mengingat ini hari Jumat jadi harus siap siap cari Mesjid. Satu yang gue notice mulai dari McD sampai Karawang, semua mata tertuju ke motornya Yogi baik itu yang diatas kendaraan atau di pinggir jalan. Sepertinya bingung motor kok rodanya ada dua didepannya hahaha. Dan setelah jalan ini pun sepertinya gue sama Cuqe terlalu meng underestimate Yogi sama Faisal. Bukan underestimate sih cuma sedikit khawatir riding style kita yang berbeda untuk trip yang cukup jauh ini. Ternyata bisa di bilang kita seirama yaitu sama sama ugal ugalan dijalan hahaha.

setelah berapa jam riding lupa hehe keenakan akhirnya nature call biasa kalo saroca ini setelah Yogi isi bensin pertama sepertinya selepas kota Cirebon. Dia bilang boros juga ya tapi dia ambil safenyalah. Seperti biasa tiga pulsar yang lain sih belum apa apa even punya gue yang mungkin paling boros ntah kenapa.

Semakin siang dan semakin panas harus lanjut jalan lagi paling tidak mulai nyicil deh, Sama seperti biasa Pantura sangat membosankan dengan tracknya yang lurus apalagi sudah mulai panas. Disini mulai bergantian Faisal yang di depan sambil mesen jangan lupa kalau ada mesjid mendekati jam 12.00 waktunya masuk pit stop. Ga lama ketemu juga didaerah brebes langsung masuk. As I told you before langsung pandangan semua mata satu masjid ke motornya Yogi *blackehed jadi iri hahiahiahia. Beres beres sekalian nitip di warung yang diputuskan sekalian makan siang disini aja biar ga buang buang banyak waktu.


Kayanya cukup lama disini karna sekalian makan siang, menunya persis warteg sekali dan kebetulan di brebes yang terkenal dengan telur asin ya makan itu hehe.

Selesai leyeh leyeh semangat masih ada, harus di hajar lagi mengingat trip masih cukup jauh sampai first destination kecuali kalau sampai Semarang doang baru nyantai. Dan diputuskan juga setelah ini riding agak lama mengingat sudah cukup sore. Disini mulai ugal ugalan lagi hahaha ntah sudah beberapa kota kita lewati, Seperti Brebes Kota, Tegal, Pemalang, Batang di Alas Roban sebenarnya menarik untuk di singgahi sekalian sebatang rokok tapi apa daya sepertinya anak anak mau terus hingga melewati Batang dan masuk Kendal. Tapi sebelumnya kita sempat mampir dipomp bensin Pekalongan dimana disini Cuqe hampir di hajar oleh Yaris karna ga lihat lihat muter baliknya. Lucky him ga kejadian coba kalau iya wuihh itu yaris sampai ngecit ngeremnya.

Di Kendal akhirnya kita tidak tahan untuk berhenti mengingat memang  tangan juga sudah kesemutan. Dan ada yang mudik ikut ikutan dengan kita yang malah membahayakan. Satu yang kita missed atau lupa begitu memasuki kota kota harusnya kita menurunkan tempo riding, akan tetapi ini malah masih sama dengan tempo waktu di luar kota. Mohon maaf ya pengendara pengendara lain yang merasa terganggu dengan keberadaan kami yang mungkin tanpa sengaja mengganggung :).

Cukup lama berhenti disini sekalian melihat yang hijau hijau. Semarang sudah di depan mata tapi rencana memang bukan stay over disitu. Akhirnya ga lama cabs tapi dengan target mencari pom bensin karna kita belum shalat dhuhur dan Ashar. Ternyata dari tempat berhenti tadi ga gitu jauh, tau gitu langsung aja disitu biar ga buang waktu hehehe. Ya sudah berhenti yang lebih lama disini, Shalat ganti kaos, sempet makan pop mie malah hehe.

Oke show must go on. Menjelang jam 6 atau tepatnya setengah 6 kita cabs, masih sama jalannya, cuma setelah terminal apa lupa, mendekati Semarang ada jalan alternative menuju Ungaran atau Boyolali karna agak gelap ya sudah masuk sini. Ternyata jalan alternatif ini tidak sesuai expectasy dikarnakan terlalu sempit dan pendek. Malah bisa di bilang terlalu di putar putar. Ya sudah kepalang tanggung. Akhirnya kita jalanin disini, speed pun terbatas mengingat malam dan jalan tergolong kecil mungkin sekelas jalan kelas 3. Kebetulan Faisal di belakang gue dan itupun beberapa kali menyundul box gue karna juga terlalu rapat. Setelah hampir satu jam akhirnya kita ketemu jalan utama yang Salatiga. Ah leganya justru salah besar kalau merasa lega. Awal kemacetan ada disini hahaha parah.

Ini macet yang terparah selama perjalanan mungkin mengingat tidak bergerak sama sekali even jalur kiri pun ga bergerak. Awalnya pede ditengah terus mencoba melawan arus di satu titik yang ternyata titik ketemunya gue pun di tegur polisi untuk ambil jalur kiri. Walhasil harus turun dan itu pun sempit banget. Rupanya titik temu ini persis sekali dengan di Kalimalang, di hadapan kita adalah orang yang melawan arus tanpa memberikan space sedikitpun agar bisa lewat. Yogi dan Cuqe hilang ntah kemana di belakang. Yang bisa lewat gue dengan Faisal aja seperti nya ketemu antara yang mudik dengan arus balik. Wah pe er nih bisa sampai Tawangmangu jam 12 atau Subuh nih mengingat Yogi pasti ga bisa lewat.. Akhirnya putusin nunggu mereka. Eh baru satu menit berhenti mereka ternyata lewat. Cerita punya cerita mereka tertolong ada forerider yang lewat jadi mereka menguntit di belakang mereka. Ouhh how lucky they are. Setelah berjumpa dengan beberapa kemacetan yang cukup parah di depan pun akhirnya kita putuskan untuk berhenti di indomart menjelang Boyolali. Ada cerita lucu waktu gue di tegur untuk motor ke kiri, ternyata mereka pun di tegur tapi dengan cara yang aneh begitu Yogi lewat dengan MP3 nya. Motor sebelah kiri motor sebelah kiri dengan TOA nya, begitu Yogi lewat loh motor opo iku ? hahaha. Gendeng, lagian bukannya ngatur lalu lintas mumpung banyak anggotanya. Malah berkumpul sendiri.

Rasa lelah sudah mulai terlihat di muka anak anak, Tapi lucu juga dengan kejadian sepanjang jalan, lagi enak enak istirahat di Indomart pun ada club motor akamsi dengan motor maticnya. Bercengkrama dan offering untuk call club pulsar local, kita pun menolak secara halus karna memang akan lanjut sampai Tawangmangu. Satu lagi dia aja yang club motor bilang motornya Yogi motor China hahaha parah.

Udara mulai dingin mengingat kita sudah mulai di jalur perbukitan, akhirnya masuk Solo, dulu patokannya kan lurus aja melewati juga kantor TNT, dan sedikit bertanya arah ke Karanganyar, disini lumayan high speed ga tau karna sudah capek pengen cepet cepet ketemu kasur hehehe. Sempet bbm an sama Angga posisi terkahir kita dimana, dan untuk ketemu di alun alun Karanganyar kalo ga salah. Akhirnya isi bensin lagi sekalian nanya depan kantor bupati atau apa dimana, petugas cuma bilang berapa km lagi kok. Akhirnya tancap lagi dengan speed yang lumayan. Cukup setengah jaman ngebut di kota Karanganyar, tiba tiba ada pulsar dari kanan yang nyuruh nepi atau kasih tanda, Tadinya di pikir kalau Cuqe yang ngelewatin. Ternyata si Angga yang sempat teriak walaupun gue ga denger hehe.

Say hello dan sekalian berkenalan buat yang belum kenal, kebetulan gue sudah kenal dengan yang ada disitu, karna waktu tugas ke Solo sebelumnya sempat berjumpa juga. Karna sudah lapar dan capek diputuskan langsung jalan tentu setelah sebatang rokok. Seperti layaknya komunitas kita dikawal disini berasa VIP :). 15 menit riding udara Tawangmangu mulai terasa dinginnya dengan t ikungan tikungan yang cukup tajam. Ternyata keatas juga tidak begitu jauh dari lokasi meeting point kita. Dari berangkat dari Jakarta baru saat ini dapat udara sejuk dan tikungan tikungan yang aduhay lebay hehe.  Akhirnya sampai juga di hotelnya sepertinya memang penuh karna masih suasana lebaran. Mungkin tepatnya bukan hotel seperti wisma lah katagorinya. Parkir urus administrasi dan langsung menetapkan cari makan. Cari makan pun ga jauh jauh dari wisma, kebetulan ga banyak juga yang buka. Ya sudah di pilih lah pecel ayam yang penting nasi. Pecel ayam pun cukup sederhana tapi sambelnya yang sangat tidak sederhana alias pedas dan tajam.

Seperti biasa kalau sudah kenyang terlihat sangat bodoh apalagi kita juga cukup lelah riding dari jam 08.00 pagi sampai pas tadi masuk hotel jam 22.00. Akhirnya di putuskan kembali ke hotel. Sedikit chit chat dengan crew Sobbisco Karanganyar yang tidak lama mereka pamit membiarkan kami untuk beristirahat karna akan ada trip lanjutan lagi besok pagi. Once again many thanks buat Angga Sobbisco Karanganyar beserta teamnya atas jamuan dan kebaikannya ngebooking hotel buat kami. Semoga Allah S.W.T membalas segala kebaikkan kalian amin. Setelah itu pun tidak langsung tidur sedikit chit chat sekalian review perjalanan seharian, dan planning besok bangun jam berapa dan jalan berapa. Diputuskan besok harus cabs dari hotel jam 09.00 jadi agak siangan biar recoverynya lebih enak. di Itin awal seharusnya jam 06.00. Ya sudah ngalor ngidul ga jelas akhirnya putusin tidur karna sudah ga kuat juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s